Empat ASN Dinkes Kabupaten Bekasi Raih Anugerah ASN Inovatif 2026
Oleh. : Razali Berabo
Sep. : 17 – 2926
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi dr.Arief Kurnia bersama 4 ASN Dinkes yang meraih Anugerah ASN Inovatif Kabupaten Bekasi 2026, usai menerima penghargaan di Plaza Pemda, Kamis (17/09/2026).
Cikarang Pusat – berabonews.id.
Empat ASN Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi memborong penghargaan dalam Anugerah ASN Inovatif 2026 tingkat Kabupaten Bekasi. Mereka adalah dr. Hj. Erni Herdiani, M.H., MARS, Ns. Heni Mulyani, S.Kep., M.Si, dr. Lia Narulitcha, dan Hery Prasetyaningrum, S.Kep.Ners.
Erni Herdiani meraih penghargaan kategori Jabatan Administrator dan bertugas di RSUD Cabangbungin pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi.
Sementara Ns. Heni Mulyani dan Lia Narulitcha meraih penghargaan kategori Jabatan Pengawas. Heni bertugas di RSUD Cabangbungin pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, sedangkan Lia bertugas di UPTD Poliklinik Pelayanan Kesehatan Karyawan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi.
Adapun Hery Prasetyaningrum, meraih penghargaan pada kategori Jabatan Fungsional dan Pelaksana, dengan unit kerja Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bekasi.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi dr.Arief Kurnia mengatakan, capaian tersebut tidak terlepas dari kesempatan yang diberikan kepada ASN untuk mengembangkan potensi, berinovasi dan berkompetisi.
Dari Dinas Kesehatan memberi kesempatan dan peluang bagi para ASN yang mau berkembang, mau berinovasi, mau berkompetisi, ujarnya, Kamis (17/09/2026).
Menurutnya, ruang tersebut dibuka secara luas agar ASN yang memiliki kemauan untuk maju dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Kita buka seluas-luasnya siapa yang memang ingin lebih maju. Dengan dibuka seluas-luasnya itu, ada talent-talent yang berminat untuk ikut ASN Inovatif, kita ajukan juga, katanya.
Ia mengapresiasi keberhasilan empat pegawai tersebut karena inovasi membutuhkan upaya tambahan di luar rutinitas pekerjaan.
Perasaannya cukup senang karena mereka mau berkembang, mau berinovasi. Untuk berinovasi kan kita butuh effort yang lebih, ungkapnya.
Menurutnya, penghargaan Anugerah ASN Inovatif 2026 juga dapat menjadi pemacu bagi ASN lainnya untuk ikut menciptakan inovasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Bekasi sudah barang tentu akan memotivasi mereka dan teman-teman yang lain untuk ikut berinovasi di pemerintahan Kabupaten Bekasi, tuturnya.
Ia menambahkan, prestasi tersebut turut mendukung pengembangan manajemen talenta ASN, karena sertifikat penghargaan dapat menjadi bagian dari rekam prestasi ASN.
Ke manajemen talenta akan berefek, karena nanti sertifikat penghargaannya itu bisa dimasukkan ke aplikasi untuk manajemen talenta, jelasnya.
Ia mengatakan, Dinkes akan terus memberikan kesempatan dan dukungan kepada ASN yang ingin mengembangkan kemampuan serta menghasilkan inovasi.
Kita memang memberi kesempatan, mendorong yang ingin berinovasi, dan men-support teman-teman yang memang kurang berkinerja, ujarnya.
Ia berharap prestasi empat ASN tersebut menjadi energi positif bagi ASN lainnya agar tidak hanya menjalankan tugas rutin, tetapi juga berani menghasilkan gagasan dan inovasi yang memberikan manfaat bagi pemerintahan.
Kami mengajak seluruh ASN di Kabupaten Bekasi untuk berinovasi. Tidak hanya mengerjakan tugas-tugas rutin, tapi berusaha untuk memberikan yang terbaik buat Pemerintahan Kabupaten Bekasi, pungkasnya. (adv)
