Tinjau Normalisasi di Pebayuran, Plt Bupati Targetkan Pengerjaan Selesai Satu Bulan


Oleh. : H.Razali Berabo02 –  Sep.    : 2026

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr Asep Surya Atmaja meninjau langsung progres normalisasi Saluran Sekunder (SS) Bendungan Kedung Gede (BKG) 15, 17, 20 dan 30 di Kecamatan Pebayuran pada Selasa,(02/09/2029).

Pebayuran – berabonews.id

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, meninjau langsung progres normalisasi Saluran Sekunder (SS) Bendungan Kedung Gede (BKG), Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Selasa (02/09/2026).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan percepatan normalisasi saluran irigasi yang diharapkan dapat mengatasi persoalan kekeringan di wilayah hilir, khususnya saluran BKG 34 hingga BKG 38.

Dalam kunjungannya, Asep meninjau tiga titik, yakni BKG 15, BKG 17, dan BKG 20. Di BKG 15, masih ditemukan sisa eceng gondok yang membutuhkan pembersihan lanjutan.

Sementara di BKG 17, kondisi saluran telah mengalami perbaikan signifikan. Eceng gondok yang sebelumnya menutupi permukaan saluran telah dibersihkan.

Adapun di BKG 20, alat berat masih melakukan pekerjaan berupa pembuatan tanggul sekaligus pendalaman saluran.

Progresnya selama dua minggu semenjak saya sebelumnya datang ke sini melihat sekarang sudah ada perkembangan yang signifikan, kata Asep Surya Atmaja.

Menurutnya, pendalaman saluran di BKG 20 menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kapasitas tampung air. Dengan kapasitas yang lebih besar, debit air yang mengalir menuju wilayah hilir diharapkan meningkat.

Ke depan bisa menampung banyak debit air. Tujuannya agar air itu bisa mengalir ke BKG 34, 35, 36, 37, 38 yang mana lokasi itu minim air, jelasnya.

Asep Surya Atmaja menargetkan pekerjaan normalisasi di kawasan Rancasuar, SS Kedung Gede, dapat diselesaikan dalam waktu satu bulan ke depan.

Mudah-mudahan dalam waktu satu bulan clear di daerah Rancasuar di SS Kedung Gede, ujarnya.

Ia mengatakan normalisasi saluran tersebut merupakan langkah antisipasi pemerintah daerah dalam menghadapi dampak perubahan iklim, baik saat musim kemarau maupun penghujan.

Agar ke depan kita memastikan jikalau ketika musim kemarau kita tidak dilanda kekeringan dan ketika di musim penghujan kita tidak dilanda kebanjiran, tegasnya.

Dalam peninjauan tersebut, Asep Surya Atmaja didampingi jajaran Perum Jasa Tirta II serta dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Di lokasi yang sama, Camat Pebayuran Hasyim Adnan menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Bekasi atas langkah normalisasi saluran irigasi tersebut.

Kami mewakili masyarakat Pebayuran mengucapkan terima kasih atas apa yang sudah dilakukan oleh

Pemerintah Kabupaten Bekasi, oleh Pak Pelaksana Tugas Bupati Bekasi,” kata Hasyim.
Ia berharap normalisasi segera memberikan dampak bagi masyarakat, mengingat kekeringan saat ini melanda Desa Karangharja, khususnya wilayah BKG 38.

Sebab kondisi pada saat ini kekeringan sedang melanda Desa Karangharja khususnya di BKG 38 yang pada hari ini kekeringan, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini bisa terpenuhi airnya, pungkasnya.

Sebagai informasi, SS BKG 15–16 berada di Desa Bantarjaya. Saluran BKG 17–25 melintasi area persawahan menuju Desa Karangharja dan Desa Karangsegar. Sementara BKG 38 berada di Kampung Teluk Bango, Desa Karangharja, yang merupakan ujung saluran irigasi wilayah utara Kecamatan Pebayuran. ( adv )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *