Kesbangpol Pidie Perkuat Sinergi Ormas, Mitigasi Konflik untuk Dukung Rehabilitasi Pascabencana
Oleh : Sarwaidi ( Kabiro)
Mar. : 13 – 2026
Sigli –. Berabonews.id
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pidie menggelar kegiatan pembinaan organisasi kemasyarakatan (ormas) guna memitigasi potensi sengketa dan konflik antarormas sekaligus memperkuat dukungan terhadap percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Kegiatan yang menghadirkan berbagai organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Pidie ini bertujuan meningkatkan pemahaman ormas tentang pentingnya menjaga stabilitas sosial serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.
Kasubdit Mediasi Sengketa dan Konflik Ormas pada Direktorat Ormas, Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Abda Ali, S.Psi., M.M., dalam arahannya menegaskan bahwa organisasi kemasyarakatan memiliki peran strategis dalam menjaga kondusivitas daerah.
Menurutnya, melalui pembinaan yang berkelanjutan, ormas diharapkan mampu menjadi mitra pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus mendukung proses pemulihan daerah setelah bencana.
Ormas memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat. Sinergi dengan pemerintah daerah menjadi kunci dalam mendukung proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Pidie, Teuku Iqbal, S.STP., M.Si., menegaskan pentingnya kerja sama yang solid antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan.
Ia juga mengingatkan bahwa seluruh ormas harus mematuhi regulasi yang berlaku, khususnya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan, agar tidak menimbulkan sengketa maupun konflik di tengah masyarakat.
Ormas harus tunduk pada regulasi yang berlaku. Hal ini penting agar tidak timbul sengketa, konflik, maupun perpecahan antarorganisasi di tengah masyarakat, tegasnya.
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai perwakilan organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Pidie, di antaranya MPU, MAA, Pramuka, HUDA, NU, FKDM, FKUB, Veteran, Pemuda Pancasila, PASKA Aceh, RAPI, IPARI, Pemuda Ansor, Bapera, Pertuni, LPSA, PPWI, serta sejumlah ormas lokal lainnya.
Dalam sesi curah pendapat, para peserta juga menyampaikan pandangan terkait perkembangan situasi sosial di Kabupaten Pidie yang dinilai tetap kondusif.
Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Pidie, Zulkarya yang akrab disapa Don Kuala, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pembinaan tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan di daerah.
Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan pemerintah melalui Kesbangpol bersama Kementerian Dalam Negeri ini. Pembinaan seperti ini sangat penting untuk memperkuat peran ormas dalam menjaga stabilitas sosial di daerah, kata Don Kuala.

Ia juga berharap ke depan pemerintah melalui kementerian terkait dapat terus meningkatkan pembinaan dan pemberdayaan terhadap organisasi kemasyarakatan yang ada di Kabupaten Pidie.
Kami berharap perhatian pemerintah terhadap organisasi kemasyarakatan di Pidie dapat terus ditingkatkan, sehingga ormas dapat semakin berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah dan menjaga persatuan masyarakat, pungkasnya.( Sar/R1 )
