Uroe Lahe Pidie ke-515 Saatnya Nilam Mila Naik Kelas Jadi Industri Agribisnis
Oleh : Sarwaidi ( Kabiro )
Oct. : 05 – 2026
Pidie – berabonews.id
Peringatan Uroe Lahe Pidie ke-515 menjadi momentum untuk melihat kembali potensi pertanian sebagai salah satu kekuatan ekonomi masyarakat.
Di tengah tuntutan pembangunan dan perubahan zaman, sektor pertanian dinilai perlu dikembangkan dari sekadar menghasilkan bahan mentah menjadi sektor agribisnis yang mampu menciptakan nilai tambah dan lapangan kerja.
Salah satu komoditas yang memiliki peluang untuk dikembangkan adalah nilam, khususnya melalui penguatan kawasan produksi dan pengolahan di Kecamatan Mila, Kabupaten Pidie.
Pengembangan nilam tidak cukup berhenti pada kegiatan budidaya. Rantai usaha perlu dibangun mulai dari penyediaan bibit, penanaman, pemeliharaan, panen, pengeringan, penyulingan, pengujian mutu, pengemasan hingga pemasaran.

Dengan pendekatan tersebut, nilam diharapkan tidak hanya menjadi komoditas pertanian, tetapi dapat berkembang menjadi bagian dari industri agribisnis yang memberikan manfaat lebih besar bagi petani dan masyarakat.
Akademisi Dorong Kolaborasi Pengembangan Nilam
Akademisi Universitas Jabal Ghafur sekaligus pelaku nilam, Muhammad Ichsan, S.T., M.Kom., memandang pengembangan nilam membutuhkan kolaborasi antara petani, perguruan tinggi, mahasiswa, pemerintah dan dunia usaha.
Menurut perspektifnya, perguruan tinggi dapat mengambil peran sebagai pusat penelitian, inovasi dan pendampingan masyarakat.
Nilam harus dilihat sebagai ekosistem usaha dari hulu hingga hilir. Tidak hanya bagaimana tanaman dibudidayakan, tetapi bagaimana hasilnya diolah, diuji kualitasnya, dikemas, diberi merek dan dipasarkan sehingga menghasilkan nilai tambah, demikian perspektif Muhammad Ichsan.
Ia menilai mahasiswa juga memiliki peluang besar untuk terlibat dalam pengembangan komoditas tersebut.
Mahasiswa agroteknologi dapat membantu aspek budidaya, pembibitan, pemupukan, pengendalian hama dan peningkatan produktivitas.
Sementara mahasiswa agribisnis dapat berperan dalam analisis kelayakan usaha, perhitungan biaya produksi, rantai pasok, kemitraan petani dan pemasaran.
Mahasiswa bidang teknologi informasi, desain dan komunikasi juga dapat dilibatkan dalam digitalisasi produksi, desain kemasan, branding, katalog produk dan pemasaran digital.
Mila Bisa Menjadi Kawasan Percontohan
Kecamatan Mila memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai salah satu kawasan pembelajaran dan percontohan agribisnis nilam di Kabupaten Pidie.
Model tersebut dapat mengintegrasikan petani, kelompok tani, pembibitan, produksi, unit penyulingan, perguruan tinggi, pemerintah dan dunia usaha.
Dalam model tersebut, petani menjadi aktor utama sebagai produsen bahan baku. Perguruan tinggi berperan menyediakan ilmu pengetahuan, teknologi, penelitian dan pendampingan.
Pemerintah dapat memberikan dukungan melalui kebijakan, infrastruktur, penguatan kelembagaan, pelatihan dan fasilitasi akses pembiayaan maupun pasar.
Sedangkan dunia usaha dapat membuka akses pasar serta membangun pola kemitraan yang memberikan kepastian bagi petani.
Pemuda Jangan Hanya Menjadi Penonton
Pengembangan nilam juga dinilai dapat menjadi ruang baru bagi generasi muda Pidie.
Pertanian masa kini tidak lagi identik dengan pekerjaan tradisional semata. Generasi muda dapat menjadi petani sekaligus pengusaha, pengelola teknologi, pengolah hasil pertanian, pemasar produk dan pengembang bisnis berbasis komoditas lokal.
Dalam konteks nilam, peluang usaha dapat muncul sejak pembibitan, budidaya, penyediaan sarana produksi, penyulingan, pengujian mutu, pengolahan produk, branding hingga pemasaran.
Karena itu, mahasiswa dan pemuda perlu diberikan ruang untuk melakukan praktik lapangan, KKN, penelitian, pengabdian masyarakat serta membangun usaha rintisan berbasis pertanian.
Penelitian Harus Berujung pada Inovasi
Perguruan tinggi juga diharapkan tidak hanya menghasilkan penelitian yang berhenti di perpustakaan.
Penelitian mengenai nilam dapat diarahkan menjadi teknologi tepat guna, prototipe alat, model bisnis, produk turunan maupun rekomendasi teknis ya,tutup nya . ( Sar / R1 )
