Terus Diperbaiki, Kemantapan Jalan Inspeksi Kalimalang Capai 85 Persen
Oleh : H.Razali Berabo
Jun. : 04 – 2026
Jalan Inspeksi Kalimalang Kabupaten Bekasi.
Cikarang Pusat – berabonews.id.
Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDA-BMBK), memprioritaskan pembangunan 3 titik ruas jalan Inspeksi Kalimalang pada Tahun 2026 ini, untuk mendukung kondisi kemantapan pada ruas tersebut yang sudah mencapai 85 persen.
Kepala Bidang Pembangunan Jalan pada Dinas SDA-BMBK Kabupaten Bekasi, Dede Chairul mengatakan, tiga ruas Inspeksi Kalimalang meliputi batas kota – Cibitung kemudian ruas Tegal Gede – Tegal Danas hingga perbatasan dengan wilayah Kabupaten Karawang.
Yang menjadi konsen bidang kami itu pada tiga ruas tersebut yang mana arus lalu lintas kendaraan roda dua maupun kendaraan besar belum terlalu ramai, kemungkinan tiga ruas itu yang menjadi prioritas tahun 2026 ini, ujarnya Kamis, (04/06/2026).
Menurut Dede Chairul, Pemkab Bekasi pada dua tahun terakhir mengalokasikan anggaran APBD cukup besar untuk pembangunan jalan Inspeksi Kalimalang, perubahannya sangat signifikan sudah bisa dirasakan oleh para pengguna jalan dan masyarakat Kabupaten Bekasi.
Kita menganggarkan jalur Inspeksi Kalimalang luar biasa sebesar Rp100 miliar lebih, kalau kita lihat kondisinya kemantapannya sekitar 85 persen, jadi hanya butuh pemeliharaan jalan kemudian fasilitas pelengkap seperti utilitas dan sebagainya, ujarnya.
Dirinya menjelaskan, bahwa jalur tersebut sebelumnya banyak titik jalan rusak ringan hingga rusak parah. Selain itu belum tersedia pembatas atau median jalan yang memicu putar balik kendaraan seenaknya dan parkir liar kendaraan di bahu jalan.
Konsen kami kedepan melanjutkan pekerjaan median jalan pada kedua sisi yang masih terputus di wilayah Kecamatan Tambun Selatan, terkendala pembebasan lahan yang menjadi kewenangan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi, jelasnya.
Kabid Pembangunan Jalan pada Dinas SDA-BMBK Kabupaten Bekasi Dede Chairul menerangkan salah satu titik yang belum dapat dikerjakan pada ruas batas Kota Bekasi hingga jembatan Legenda.
Selain terkendala proses pengadaan tanah, pembangunan median jalan di lokasi tersebut juga berbenturan dengan rencana pembangunan proyek Jalan Tol Bekasi – Cawang – Kampung Melayu (Becakayu).
Kami tetap fokus penyelesaian titik-titik jalan yang mengalami kerusakan berat sembari menunggu proses pembebasan lahan rampung, jalan Inspeksi Kalimalang sebagai salah satu jalur alternatif penunjang mobilitas dan konektifitas masyarakat, tutupnya.(adv)
