SDN Wanasari 01 Cibitung Laksanakan TKA Perdana

Oleh : H.Razali Berabo

Apr   : 27 – 2026

Siswa Kelas VI, SDN Wanasari 01, Kecamatan Cibitung sedangkan mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) perdana yang dilaksanakan secara nasional dengan berbasis IT pada Senin (27/04/2026).

Cibitung – berabonews.id 

SDN Wanasari 01, Kecamatan Cibitung melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas VI pada Senin (27/04/2026). Kegiatan ini menjadi pelaksanaan perdana dengan sistem berbasis teknologi yang dinilai lebih ketat dan terukur.

Kepala SDN Wanasari 01, Hj Sulistyowati, menjelaskan bahwa pelaksanaan TKA di sekolahnya masuk dalam gelombang ketiga yang berlangsung selama empat hari hingga Kamis mendatang.

Sekolah kami masuk gelombang tiga, pelaksanaannya dari Senin sampai Kamis. Dalam sehari dibagi menjadi empat sesi, setiap sesi diikuti 20 siswa dan kegiatan berlangsung hingga sekitar pukul 15.30, ujarnya.

Ia menyebutkan, sistem TKA memiliki kemiripan dengan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK), namun dengan pengawasan yang lebih ketat sehingga menghasilkan data yang lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pengawasannya sekarang lebih ketat karena berbasis sistem, bahkan pengawas juga ikut diawasi. Jadi data yang dihasilkan bisa lebih akurat dan objektif, jelasnya.

Menurutnya, TKA merupakan program baru yang baru pertama kali diterapkan, dengan peningkatan dari sisi teknologi dan mekanisme pengawasan.

Ini tahun pertama pelaksanaan, jadi memang terasa lebih ketat. Sistemnya hampir seperti ujian nasional dulu, tetapi sekarang diperkuat dengan teknologi informasi, tambahnya.

Lebih lanjut, Sulistyowati menegaskan bahwa TKA tidak menjadi penentu kelulusan siswa, melainkan sebagai pengumpulan data akademik.

Ini bukan untuk menentukan kelulusan, tetapi lebih kepada input data. Namun kami tetap mengantisipasi kemungkinan adanya kebijakan lanjutan di masa depan, katanya.

Adapun materi yang diujikan dalam TKA meliputi Bahasa Indonesia dan Matematika. Pihak sekolah juga telah mempersiapkan siswa melalui pembelajaran intensif serta penyediaan buku khusus TKA.

Guru-guru sudah bekerja keras dan sekolah juga mendukung dengan pengadaan buku TKA agar siswa lebih siap menghadapi ujian, ungkapnya.

Dari sisi partisipasi, seluruh siswa kelas VI di SDN Wanasari 01 yang berjumlah 130 orang mengikuti TKA setelah adanya kesepakatan dengan orang tua.

Kami sudah melakukan sosialisasi kepada orang tua dan membuat surat pernyataan. Hasilnya, seluruh siswa ikut serta dalam TKA tahun ini, tuturnya.

Di sisi lain, pelaksanaan TKA berbasis perangkat laptop juga menjadi tantangan tersendiri, khususnya terkait keterbatasan sarana dan aspek keamanan.

Karena membutuhkan laptop, ada sekolah yang harus meminjam. Kami juga berharap ada perhatian dari pemerintah terkait keamanan, karena perangkat harus dijaga selama empat hari, ujarnya.

Ia menambahkan, pihak sekolah bahkan menerapkan sistem penjagaan khusus guna mengantisipasi risiko kehilangan, mengingat adanya kejadian serupa di gelombang sebelumnya.

Kami membuat mekanisme penjagaan karena ada informasi kejadian kehilangan di tempat lain. Ini tentu menjadi perhatian serius bagi kami, katanya.

Meski demikian, pihaknya berharap ke depan sistem pelaksanaan TKA dapat semakin efisien dan mendukung kenyamanan serta keamanan bagi sekolah.

Mudah-mudahan ke depan ada sistem yang lebih efisien, sehingga pelaksanaan tetap optimal tanpa menambah risiko bagi guru maupun sekolah, tandasnya.(adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *