KPA/PA Kabupaten Pidie Peringati 16 Tahun Wafatnya Alm. Tgk. H. Hasan Muhammad di Tiro
Oleh : Sarwaidi
Jun : 04 – 2026
Pidie -berabonews.id
Keluarga besar KPA/PA Kabupaten Pidie memperingati 16 tahun wafatnya pendiri perjuangan Aceh, Alm. Tgk. H. Hasan Muhammad di Tiro, dalam sebuah kegiatan yang berlangsung khidmat, penuh kebersamaan, dan sarat makna.
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua KPA/PA Pidie H. Sarjani Abdullah, SH., MH., Sekretaris Jenderal PA H. M. Iriawan, Wakil Ketua KPA Tgk. Muslim, para Muallimin Eks Tripoli, MUNA, jajaran KPA/PA, anggota DPRA dan DPRK,

Inong Balee, Askarimah, Relawan Sarjani, Relawan Singa Mutiara, Geunaseh Ummi, Ketua PPWI Pidie, seluruh jajaran KPA di 24 sagoe wilayah, serta berbagai elemen masyarakat Kabupaten Pidie.
Dalam sambutannya, Ketua KPA/PA Pidie H. Sarjani Abdullah mengajak seluruh jajaran dan elemen perjuangan untuk terus menjaga kekompakan, persatuan, dan kebersamaan demi mewujudkan Kabupaten Pidie yang lebih baik di masa mendatang.
Menurutnya, membangun daerah dan menjaga soliditas organisasi bukanlah pekerjaan yang mudah. Semua membutuhkan proses, kesabaran, serta rasa saling percaya antarsesama.
Kita harus terus menjaga kekompakan dan kebersamaan. Untuk mewujudkan Pidie yang lebih baik ke depan tidak semudah membalikkan telapak tangan. Semua membutuhkan proses, kerja sama, dan saling percaya satu sama lain, ujar Sarjani Abdullah kepada awak media berabonews.id.
Peringatan 16 tahun wafatnya Hasan Muhammad di Tiro tersebut menjadi momentum untuk mengenang jasa dan perjuangan beliau dalam memperjuangkan hak-hak rakyat Aceh. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarkader, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen yang selama ini berkontribusi dalam menjaga perdamaian serta mendukung pembangunan di Kabupaten Pidie.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan ditutup dengan doa bersama untuk almarhum serta pemberian santunan kepada anak yatim. Para peserta berharap semangat perjuangan, persatuan, dan kebersamaan yang diwariskan Hasan Muhammad di Tiro dapat terus menjadi inspirasi dalam membangun Aceh yang lebih maju, aman, damai, dan sejahtera, khususnya di Kabupaten Pidie.(R1/Sar)
