Disdamkar Imbau Warga Amankan Rumah Saat Mudik Lebaran

Oleh : Razali Berabo

Mar. : 18 – 2026

Armada Pemadam Kebakaran Disdamkar Kabupaten Bekasi.

Cikarang Barat – berabonews.id.           

Menjelang Hari Raya Idulfitri, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran saat meninggalkan rumah untuk mudik.                 

Langkah antisipasi dinilai penting guna memastikan keamanan hunian selama ditinggal dalam waktu cukup lama.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi, Adeng Hudaya, mengingatkan warga untuk memperhatikan sejumlah hal mendasar sebelum berangkat mudik. Ia menekankan bahwa kelalaian kecil dapat memicu risiko kebakaran yang berakibat fatal.

Tidak terasa Lebaran sebentar lagi. Kami ingin menghimbau kepada seluruh warga Kabupaten Bekasi agar pada saat mudik, rumah tetap aman dan terhindar dari bahaya kebakaran, ujarnya pada Rabu (18/03/2024).

Ia menjelaskan, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mencabut seluruh steker peralatan elektronik seperti televisi, kulkas, dispenser, dan perangkat lainnya dari colokan listrik. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya korsleting listrik selama rumah ditinggalkan.

Yang pertama, cabut semua steker aset seperti TV, kulkas, dispenser, dan lain-lain dari colokan listrik untuk menghindari terjadinya korsleting, katanya.

Selain itu, masyarakat juga diminta memastikan kompor dalam kondisi mati sebelum meninggalkan rumah. Pemeriksaan ini penting untuk menghindari kebocoran gas atau potensi api yang masih menyala tanpa disadari.

Yang kedua, periksa kembali kompor gas atau minyak apakah sudah padam, tambahnya.

Untuk meningkatkan keamanan, Adeng juga menyarankan agar regulator dilepas dari tabung gas. Langkah ini dinilai efektif sebagai upaya pencegahan tambahan terhadap kemungkinan kebocoran gas.

Yang ketiga, agar lebih aman, lepaskan regulator dari tabung gas, jelasnya.

Tak hanya itu, ia juga mengingatkan warga untuk mematikan seluruh keran air serta mengosongkan bak penampungan guna mencegah risiko lain seperti kebocoran atau genangan air selama ditinggal.

Selanjutnya, matikan semua keran air dan kosongkan bak penampungan air, tuturnya. Lebih lanjut, masyarakat diminta melaporkan rencana mudik kepada pengurus RT/RW atau pihak keamanan setempat, serta meninggalkan nomor telepon yang dapat dihubungi dalam keadaan darurat.

Laporkan perjalanan mudik Anda kepada pengurus RT/RW atau pihak keamanan setempat, serta tinggalkan nomor telepon yang bisa dihubungi, katanya.

Ia juga mengimbau warga agar segera menghubungi pos pemadam kebakaran terdekat apabila terjadi kebakaran atau kondisi darurat lainnya, sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat.

Jika terjadi kebakaran atau kondisi darurat, segera hubungi atau datang langsung ke pos pemadam kebakaran terdekat, ujarnya.

Adeng menegaskan bahwa kesiapan sebelum mudik menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan rumah. Ia berharap masyarakat dapat menjalankan imbauan tersebut demi kenyamanan bersama.

Rumah aman, perjalanan mudik nyaman, pungkasnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *