Ketua KONI Kabupaten Bekasi Siap Tempur di Tengah Keterbatasan Anggaran


Oleh : H.Razali Berabo

Sep.  : 07 – 2026


Ketua KONI Kabupaten Bekasi, Reza Lutfi Hasan.

Cikarang Pusat – berabonews.id.                 

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi terus mematangkan persiapan kontingen untuk menghadapi ajang olahraga tingkat nasional.                        

Di tengah keterbatasan anggaran, kesiapan atlet dan pelatih tetap menjadi prioritas guna menjaga peluang Kabupaten Bekasi meraih prestasi terbaik.

Ketua KONI Kabupaten Bekasi, Reza Lutfi Hasan, mengatakan secara umum kesiapan atlet dan pelatih sudah berjalan dengan baik.                   

Rutinitas latihan juga terus dilakukan setiap hari, sementara KONI kini fokus memastikan berbagai kebutuhan penunjang selama pelaksanaan pertandingan.

Secara kesiapan atlet dan pelatih, kita sudah siap. Rutinitas latihan memang selalu berjalan setiap harinya. Tinggal penunjang-penunjang untuk di lokasi venue, ujar Reza di Cikarang Pusat, Senin (07/09/2026).

Reza menjelaskan, KONI Kabupaten Bekasi telah menyiapkan sekitar 1.300 orang yang terdiri atas atlet, pelatih, dan official. Namun, jumlah tersebut masih dalam proses verifikasi untuk memastikan komposisi kontingen benar-benar efektif dan efisien sesuai dengan kondisi anggaran serta peluang prestasi.

Sementara itu, jumlah atlet yang sementara dinyatakan siap berangkat mencapai sekitar 700 atlet. Verifikasi kembali dilakukan untuk mempertegas peluang perolehan medali sekaligus menentukan cabang olahraga yang menjadi prioritas.

Kalau jumlahnya banyak, belum tentu efisien dan belum tentu efektif. Kita mau sekarang yang efektif dan efisien. Jumlah sedikit, tapi asa terjaga, jelasnya.

Keterbatasan anggaran menjadi salah satu tantangan dalam persiapan kontingen tahun ini. Reza menyebut, dukungan anggaran yang tersedia saat ini sekitar Rp15 miliar, jauh lebih rendah dibandingkan anggaran sebelumnya yang mencapai sekitar Rp70 miliar.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat KONI maupun para atlet. Dukungan anggaran yang tersedia akan dioptimalkan untuk menunjang keberangkatan dan kebutuhan kontingen selama pertandingan.

Penambahan anggaran itu juga menjadi multivitamin yang luar biasa buat keberangkatan teman-teman. Apalagi Pak Bupati juga menyampaikan soal bonus yang akan dipersiapkan. Jadi pasti menambah semangat, katanya.

Reza menegaskan, anggaran memang menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang prestasi, tetapi bukan satu-satunya penentu. Terlebih, kondisi keterbatasan anggaran juga dirasakan oleh sejumlah daerah lain yang akan mengikuti ajang tersebut.

Kita tidak akan malu-maluin Kabupaten Bekasi. Pahitnya, target kita di tiga besar harus kita capai. Memang anggaran menentukan, tapi bukan satu-satunya faktor yang menentukan. Karena semua daerah juga sama, tegasnya.

Target tiga besar tersebut menjadi sasaran realistis yang tetap ingin dijaga KONI Kabupaten Bekasi.

Sebelumnya, Kabupaten Bekasi berhasil menjadi juara umum dengan raihan 138 medali emas. Capaian tersebut menjadi motivasi untuk tetap mempertahankan prestasi di tengah persaingan yang semakin ketat.

Menurut Reza, tantangan tahun ini semakin besar dengan adanya penambahan nomor pertandingan serta munculnya atlet-atlet baru dari berbagai daerah yang berkembang pesat. Karena itu,

KONI memilih melakukan pemetaan secara selektif terhadap cabang olahraga yang memiliki peluang besar meraih medali.

Kita lebih memprioritaskan memberangkatkan cabang olahraga yang punya potensi mendapatkan medali emas. Sudah kita inventarisir, ada sekitar 49 cabang olahraga yang memiliki potensi medali emas, ungkapnya.

Strategi tersebut dilakukan agar sumber daya yang tersedia dapat diarahkan kepada cabang olahraga dengan peluang prestasi paling besar.                     

Dengan demikian, keterbatasan anggaran tidak menjadi penghalang bagi Kabupaten Bekasi untuk tetap menjaga asa meraih hasil terbaik.

Dari sisi kesiapan atlet, Reza memastikan latihan tetap berjalan meskipun kondisi anggaran terbatas.

Komunikasi dengan sejumlah cabang olahraga juga terus dilakukan, dan para atlet disebut tetap menunjukkan semangat tinggi untuk bertanding.

Sejauh ini banyak cabang olahraga yang sudah berkomunikasi dengan kita. Mereka pada prinsipnya, apa pun kondisinya mereka siap. Semangatnya memang luar biasa, tuturnya. ( adv )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *