Tim Penggerak PKK Gandeng Dunia Usaha Perkuat Ketahanan Keluarga Hadapi Bencana


Oleh : H.Razali Berabo

May  : 05 – 2026

TP PKK Kabupaten Bekasi mengajak dunia usaha dan mitra CSR berkolaborasi mendukung Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (Gagah Bencana). Melalui edukasi kesehatan dan kesiapsiagaan bencana, setiap keluarga didorong menjadi lebih mandiri, sehat, dan siap menghadapi risiko, termasuk banjir di Aula Noer Ali, Komplek Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat. Selasa (5/5/2026).

Cikarang Pusat – berabonews.id                       

Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi mendorong keterlibatan dunia usaha dalam memperkuat program ketahanan keluarga dan kesiapsiagaan bencana. Ajakan itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua TP PKK Kabupaten Bekasi, Nia Yuniawati Asep, saat peluncuran Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (Gagah Bencana), Selasa (05/05/2026).

Kegiatan yang digelar di Aula KH Noer Ali, Gedung Bupati Bekasi, itu menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, PKK, dan sektor swasta melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Nia menyebut dukungan dunia usaha menjadi faktor krusial dalam mempercepat realisasi program PKK di lapangan. Menurutnya, tanpa investasi sosial dari sektor swasta, capaian program berpotensi berjalan lambat dan kurang berdampak.

Program PKK membutuhkan akselerasi. Dukungan dunia usaha menjadi kunci agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, ujarnya.

Ia menegaskan kolaborasi lintas sektor perlu difokuskan pada penyediaan sarana kebersihan, edukasi kebencanaan, serta penguatan layanan kesehatan keluarga. Langkah ini dinilai relevan dengan kondisi Kabupaten Bekasi yang memiliki kompleksitas sebagai kawasan industri sekaligus wilayah rawan bencana.

Nia menyoroti banjir yang kerap terjadi tidak lagi bisa dipandang sebagai persoalan musiman. Ia menilai kondisi tersebut menuntut kesiapsiagaan yang lebih sistematis hingga tingkat keluarga.

Risiko bencana di Bekasi sudah menjadi tantangan berulang. Penanganannya harus berbasis kesiapsiagaan, bukan sekadar respons, katanya.

Melalui Gerakan Gagah Bencana, PKK menargetkan peningkatan kemandirian keluarga dalam aspek kesehatan dan ketangguhan lingkungan. Program ini mengedepankan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk menekan stunting dan penyakit menular, serta edukasi mitigasi bencana.
Dalam kesempatan itu, Nia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Bekasi yang dinilai konsisten memberi ruang bagi PKK untuk terlibat dalam pembangunan sumber daya manusia.

Ia menegaskan isu kesehatan dan kebencanaan tidak dapat diselesaikan secara parsial. Keterlibatan seluruh elemen, termasuk masyarakat dan sektor swasta, menjadi syarat utama keberhasilan program.

Ini bukan tanggung jawab satu pihak. Semua harus terlibat agar hasilnya nyata, tegasnya.

PKK menargetkan peluncuran Gagah Bencana menjadi titik awal gerakan berbasis keluarga dengan pendekatan edukatif yang lebih sederhana dan mudah dipahami masyarakat hingga tingkat akar rumput.(R1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *