Ramai Sejak Pagi, CFD Kabupaten Bekasi Hadirkan Ruang Olahraga dan Layanan Publik Terpadu
Oleh : H.Razali Berabo
Apr : 26 – 2026
Masyarakat memadati kegiatan Car Free Day yang digelar DLH Kabupaten Bekasi di ruas Jalan Cikarang Baru Raya hingga Stadion Wibawamukti, Minggu (26/04/2026).
Cikarang Utara – berabonrws.id.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi terus mendorong pelaksanaan Car Free Day (CFD) sebagai ruang publik yang sehat, inklusif, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Meski tahun 2026 pelaksanaannya masih terbatas, antusiasme warga menjadi dorongan kuat agar kegiatan ini bisa digelar lebih rutin ke depan.
Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Kabupaten Bekasi, Duarte DJ Fernandes, mengungkapkan bahwa CFD sejatinya telah diuji coba sejak tahun sebelumnya dan mendapat respons luar biasa dari masyarakat.
Sejak tahun kemarin kita sudah uji coba, dan antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Karena itu kami sudah menyampaikan kepada Bupati dan Sekda bahwa DLH ingin CFD ini bisa digelar minimal satu atau dua kali dalam sebulan, ujarnya
Saat diwawancarai pada kegiatan CFD di ruas Jalan Cikarang Baru Raya hingga Stadion Wibawamukti, Minggu (26/04/2026).
Namun, ia mengakui bahwa faktor efisiensi anggaran menjadi pertimbangan utama, sehingga pada tahun 2026 CFD direncanakan hanya digelar sebanyak delapan kali.
Untuk tahun ini memang kita baru bisa laksanakan delapan kali. Tapi ke depan, mudah-mudahan dengan dukungan semua pihak, kita bisa tingkatkan frekuensinya, tambahnya.
DLH juga tengah menjajaki kolaborasi dengan sejumlah kawasan industri untuk memperluas lokasi pelaksanaan CFD. Di antaranya kawasan Jababeka dan Deltamas yang telah memberikan dukungan fasilitas.
Kami sangat berterima kasih kepada kawasan, khususnya Jababeka dan Deltamas, yang sudah memberikan akses dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Ini sangat membantu karena Kabupaten Bekasi belum memiliki lokasi representatif seperti di kota-kota besar, jelas Duarte.
Ke depan, DLH merencanakan pelaksanaan CFD secara bergantian di beberapa lokasi. Kawasan Jababeka direncanakan menjadi tuan rumah setiap minggu ketiga, sementara kawasan Deltamas kemungkinan di minggu kedua atau keempat.
Konsepnya selang-seling, supaya masyarakat punya lebih banyak pilihan lokasi untuk berolahraga dan berekreasi, katanya.
Selain sebagai ruang olahraga dan rekreasi, CFD juga dikembangkan sebagai pusat layanan publik terpadu. Pada pelaksanaan terbaru, masyarakat sudah bisa mengakses layanan administrasi seperti Samsat dan Dukcapil.
Ke depan kita akan libatkan lebih banyak layanan, seperti Bapenda dan lainnya. Jadi masyarakat yang sibuk di hari kerja bisa memanfaatkan CFD untuk mengurus dokumen atau kewajiban administrasi, ungkapnya.
Duarte menegaskan bahwa CFD bukan sekadar ajang bebas kendaraan, tetapi juga menjadi sarana meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Kita kerja dari Senin sampai Jumat bahkan Sabtu, tentu butuh waktu untuk refreshing. CFD ini jadi alternatif, bukan hanya ke mal, tapi aktivitas sehat seperti olahraga. Ini penting untuk kesehatan dan kebahagiaan masyarakat, tuturnya.
Ia juga berharap suatu saat Kabupaten Bekasi memiliki ruang terbuka publik yang representatif dan permanen untuk kegiatan serupa.
Harapan kami ke depan, Kabupaten Bekasi punya lokasi strategis yang bisa dimanfaatkan secara rutin untuk kegiatan masyarakat seperti ini, katanya.
Pelaksanaan CFD tahun ini pun mendapat sambutan meriah dari warga. Bahkan sebelum dimulai pukul 06.00 WIB, masyarakat sudah memadati lokasi sejak pukul 05.00 WIB.
Ini menunjukkan bahwa masyarakat Bekasi sangat membutuhkan ruang seperti ini. Mereka ingin tempat untuk berekspresi, berolahraga, dan bersosialisasi secara bebas, pungkasnya.( adv )
